Sunday, May 12, 2013

PERAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI UNTUK MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DAN PROFESIONALISME GURU



PERAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI UNTUK MENINGKATKAN
MUTU PENDIDIKAN DAN PROFESIONALISME GURU

Di Susun Guna Memenuhi Tugas Mata Kuliah
Statistik Pendidikan dan Komputer
Dosen Pengampu: Prof. Dr. Budi Murtiyasa


UMS

Disusun Oleh :
AWALUDDIN AZMI
NIM. Q 100120079
       

       
PROGRAM PASCA SARJANA
PROGRAM STUDI MAGISTER MANAJEMEN PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKATA
2013
BAB I
PENDAHULUAN
1.      Latar Belakang
Perkembangan zaman yang semakin pesat menimbulkan banyak permasalahan dalam dunia pendidikan. Hal ini dapat kita lihat dari semakin berkembangnya persaingan global yang melibatkan pemerintah sebagai penyelenggara pendidikan serta sekolah beserta tenaga pendidik dan peserta didik. Semakin tinggi dan pesat perkembangan zaman maka semakin tinggi pula kebutuhan dunia pendidikan untuk berkembang mengikuti perkembangan zaman. Salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan tersebut adalah dengan memanfaatkan Teknologi Komunikasi dan Komunikasi (TIK).
Dengan semakin berkembangnya manusia, berkembanglah pula ilmu pengetahuan dan teknologi di segala bidang. Itu semua mengharuskan pendidikan menyesuaikan langkahnya jika ingin tetap relevan. Hal itu menjadikan pendidikan menjadi kian mahal, satu kenyataan yang sering kurang disadari oleh banyak orang. Di lain pihak berkembangnya umat manusia mendorong makin banyak orang untuk maju dan tak mau tertinggal. Dan mereka semua memerlukan pendidikan yang lebih baik.Akibatnya, baik faktor kualitas maupun kuantitas pendidikan tidak dapat bisa diabaikan. Pendidikan harus diselenggarakan secara bermutu dan adil merata bagi seluruh rakyat. Maka, pendidikan yang sudah mahal, karena harus mencapai kualitas, menjadi semakin mahal karena harus melayani pula kuantitas.
Meskipun demikian peranan TIK diangga sangat penting dalam dunia pendidkan. Pendidikan suatu bangsa merupakan tolak ukur kemampuan suatu bangsa. Oleh karena itu, pemanfaatan TIK dihararapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan kita. Salah satu cara pemanfaatan TIK adalah melalui pembelajaran di kelas yang berfasis teknologi dan informasi. Guru sebai tenaga pengajar yang professional harus tahu dan paham akan pentingnya TIK dalam pembelajaran pada saat ini.
Profesionalisme dalam pendidikan tidak lain ialah seperangkat fungsi dan tugas dalam lapangan pendidikan berdasarkan keahlian yang diperoleh melalui pendidikan dan latihan khusus di bidang pekerjaan yang mampu menekuni bidang profesinya selama hidupnya. Mereka itu adalah para guru yang profesional yang memiliki kompetensi keguruan berkat pendidikan atau latihan di lembaga pendidikan guru dalam jangka waktu tertentu. Diharapkan dengan pemanfaatan TIK ini guru dapat meningkatkan profesionalisme dalam mengajar dan dapat meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.
2.      Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut:
a.       Apa yang dimaksud dengan TIK?
b.      Bagaimana peranan TIK dalam dunia pendidikan?
c.       Bagaimana peranan TIK terhadap peningkatan profesionalisme guru?
3.      Tujuan
Berdasarkan rumusan masalah di atas dapat dirumukan tujuan sebai berikut:
a.       Untuk menjelaskan pengertian mengenai TIK
b.      Untuk mengetahui peranan TIK dalam dunia pendidikan
c.       Untuk mengetahui peranan TIK sebagai upaya untuk meningkatkan profesionalisme guru.














BAB II
PEMBAHASAN

1.      Pengertian Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
Teknologi komunikasi dianggap mencakup pengertian yang luas, termasuk system, saluran, perangkat keras dan perangkat lunak dari komunikasi modern. Sedangkan teknologi informasi merupakan bagian dari pengertian pengertian teknologi komunikasi. Darmawan (2012: 45-46) menjelaskan bahwa “teknologi informasi adalah ilmu yang diperlukan untuk mengelola informasi agar informasi tersebut dapat dicari dengan mudah dan akurat”. Informasi dapat dikatakan sebagai data yang telah diolah. Data atau informasi tersebut dapat berupa tulisan, suara, gambar, video dan sebagainya.
Komunikasi menurut Darmawan (2012:27) adalah “proses sistematik bertukar informasi di antara pihak-pihak, biasanya lewat sistem simbol biasa. Secara ilmiah komunikasi  dapat berarti proses penyampaian pesan atau informasi dari pengirim kepada penerima dengan symbol tertentu”. Berdasarkan dua pengertian di atas data disimpulkan bahwa TIK adalah proses penyampaian informasi melalui pengolahan data yang melibatkan pengirim dan penerima informasi dengan menggunakan simbol tertentu.  
Berdasarkan kutipan Munir (2009:31), dijelaskan bahwa.
TIK adalah berbagai aspek yang melibatkan teknologi, rekayasa dan teknik pengelolaan yang digunakan dalam pengendalian dan pemprosesan informasi serta penggunaannya, hubungan  computer dengan manusia dan hal yang berkaitan dengan sosial, ekonomi dan kebudayaan (British Advisory Council for applied Reseach and Developmen: Report on Information Tecnology; H.M Stationery Office. 1980)
Pemanfaatan tenologi dan komunikasi dalam bidang pendidikan menurut Munir (2009;32), seperti pemanfaatan komputer dan jaringan computer memberikan kesempatan kepada setipa pembelajar untuk mengakses materi pembelajaran yang disajikan dalam bentuk interaktif  melalui jaringan Komputer. Dari penjelasan tersebut dapat dimaknai bahwa TIK merupakan media yang berupa teknologi seperti komputer beserta jaringannya yang dapat digunakan untuk proses pengolahan dan pemprosesan data yang berguna untuk pemanfaatan berbagai bidang sosial, ekonomi, budaya dan tentunya pendidikan.
2.       Peranan TIK dalam Dunia Pendidikan   
Pendidikan telah merespon dengan cepat perkembangan TIK. Perencanaan aplikasi TIK yang tepat dalam dunia pendidikan merupakan salah satu faktor penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Pendidikan yang bermutu merupakan sumber dari kemajuan bangsa yang menentukan daya saing dengan bangsa lain.
Pesatnya kemajuan TIK serta meluasnya perkembangan infrastruktur informasi secara global telah mengubah pola dan kegiatan pendidikan. Menurut Munir (2009:33) peranan teknologi informasi dan komunikasi adalah:
a.    Menggantikan peran manusia, yaitu dengan melakukan kegiatan otomasi suatu tugas atau proses
b.   Memperkuat peran manusia yaitu menyajikan infirmasi, tugas, atau proses
c.    Melakukan restrukturisasi atau melakukan perubahan-perubahan terhadap suatu tugas atau proses.
Dunia pendidikan di era globalisasi ini membutuhkan kapasiatas dan modernisasi sistem dan jaringan informasi dan komunikasi dengan mengembangkan dan memanfaatkan TIK. Dengan mengembangkan dan memanfaatkan TIK dengan baik dan benar diharapkan guru sebai pendidik dapat menyampaikan informasi dengan tepat dan akurat kepada siswa sebagai peserta didik. Sehingga pemahaman siswa dapat meningkat dan tugas guru menjadi leih mudah dalam menyampaikan materi.

3.      Peranan TIK sebagai Upaya untuk Meningkatkan Profesionalisme Guru
Profesi adalah suatu jenis pekerjaan yang diinginkan atau dicita-citakan secara khusus, bertumpu pada landasan intelektual yang dalam mencapainya memerlukan pendidikan dan latihan khusus, memerlukan tolak ukur, persyaratan khusus dan kode etik oleh suatu badan serta dapat diterapkan pada masyarakat untuk memecahkan suatu masalah. Sementara pendidik menurut Jumali, dkk (2004: 39) dalam arti sederhana pendidik adalah semua orang yang dapat membantu perkembangan kepribadian seseorang dan mengarahkannya pada tujuan pendidikan. Tugas dari pendidik adalah membimbing, mengajar dan melatih peserta didik.
 Wojowasito (1982: 162) meninjau dari segi bahasa (etimologi), istilah profesionalisme berasal dari Bahasa Inggris profession yang berarti jabatan, pekerjaan, pencaharian, yang mempunyai keahlian. Secara harfiah dapat diartikan dengan suatu pekerjaan yang memerlukan keahlian dan ketrampilan tertentu, dimana keahlian dan ketrampilan tersebut didapat dari suatu pendidikan atau pelatihan khusus. Sedangkan guru adalah orang yang bertanggung jawab terhadap perkembangan seluruh potensi anak didik, baik potensi afektif, potensi kognitif, maupun potensi psikomotor. Dari pengertian atau definisi “profesionalisme” dan “guru” diatas dapat ditarik suatu pengertian bahwa profesionalisme guru mempunyai pengertian suatu sifat yang harus ada pada seorang guru dalam menjalankan pekerjaanya sehingga guru tersebut dapat menjalankan pekerjannya dengan penuh tanggung jawab serta mampu untuk mengembangkan keahliannya tanpa menggangu tugas pokok guru tersebut.
Peran guru dalam lingkungan belajar telah diperluas, guru harus memodifikasi pedagogik mereka secara berkelanjutan, dimana mereka akan menjadi panutan bagi siswa untuk belajar sepanjang hayat. Hal ini tidak akan tercapai tanpa adanya komitmen besar dan datang dengan sendirinya. Menawarkan prospek kualitas lebih baik dan lingkungan belajar yang inklusif, tetapi yang lebih penting adalah keterampilan guru dalam menggunakan TIK, selain itu tingkat pedagogis guru memainkan peran sentral dalam penerapan TIK. Sebagian mereka masih menggunakan TIK untuk mendukung gaya mengajar mereka, belum sepenuhnya sadar untuk berusaha menyesuaikan dengan peluang yang diberikan oleh teknologi
TIK membuka  jalan untuk meningkatkan peran profesional dengan memecah pemikiran tradisional tentang batas antara sekolah dengan keahlian. Gurupun juga harus merasa percaya diri ketika bersama seorang siswa yang keterampilan TIKnya melebihi mereka. Sebuah kelas yang dinamis akan memadukan antara materi yang dibuat oleh guru dengan materi yang berasal dari tempat lain. Agar terjadi situasi yang menguntungkan harus diadakan interaksi dengan para pembuat perangkat lunak dengan siswa dan guru.
Berdasarkan ulasan dari pengertian dan berbagai macam hal mengenai profesionalisme guru dan TIK dapat di kita jabarkan peranan TIK terhadap peningkatan profesionalisme guru yaitu :
a.       TIK diperkenalkan pada awal pendidikan guru, dengan tujuan agar guru memiliki keterampilan dalam TIK.
  1. TIK membuat dampak yang nyata dalam pembelajaran di sekolah. Sekaligus mengembangkan profesional guru. Tanpa guru strategi TIK tidak akan efektif
  2. Pendekatan dengan memberikan pelayanan pada guru, yaitu memberikan subsidi peralatan TIK atau bahkan gratis.
Berdasarkan beberapa penjelasan di atas dapat dijelaskan bahwa TIK sangat berperan dalam upya meningkatkan profesionalisme guru. TIK merupakan media bagi guru untuk mengembangkan dan mengaplikasikan pembelajaran di kelas. Sehingga peran TIK bisa dikatakan berperan besar dalam menigkatkan profesionalisme guru karena guru dapat menerapkan model pembelajaran yang sesuai dengan perkembanagan zaman pada era globalisasi seperti sekarang.











BAB III
PENUTUP
1.      Simpulan
Perubahan dan perkembangan zaman membuat dunia pendidikan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan. TIK merupakan media yang tepat untuk dapat diterapkan dan dikembangkan dalam dunia pendidikan. Era globalisasi adalah era persaingan begitu pula pendidikan juga berada dalam iklim persaingan secara global.
Guru sebagai pembimbing dan pengajar memiliki tanggung jawab untuk mendidik siswa melalui proses transfer ilmu. Dengan adanya TIK guru dapat memanfaatkan berbagai sarana pendukung yang memudahkannya dalam menyampaikan materi dalam proses pembelajaran. Pemanfaatan berbagai konten dalam TIK berperan dalam mempermudah proses penyampaian informasi dari guru kepada siswa. Sehingga guru sebagai tenaga pengajar yang professional dapat memanfaatkan TIK sebagai media pembelajaran yang modern dan diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan.
2.      Saran
Penulis sangat mengharapkan saran berupa kritik yang membangun untuk lebih menyempurnakan makalah ini. Khusus untuk penerapan TIK pada dunia pendidikan di Indonesia diharapkan semua sekolah memiliki sarana yang memadai agar semua guru dan siswa di Indonesia bisa mengakses segala hal yang berhungan dengan TIK. Untuk merealisasikan hal tersebut perlu adanya kerjasama anatara pihak sekolah dengan dinas-dinas pendidikan setempat mengenai pengadaan perangkat-perangkat komputer dan akses internet yang memadai. Tentunya pemerintah harus peka dan memberikan bantuan kepada sekolah-sekolah yang membutuhkan. 



DAFTAR PUSTAKA

Darmawan, Deni. 2012. Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi: Teori dan Aplikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya
Jumali, M, dkk. 2004. Landasan Pendidikan. Surakarta: UMS Press
Munir. 2009. Pembelajaran Jarak Jauh Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Bandung: Alfabeta
S. Wojowasito, WJS. Poerwadarminto. 1982. Kamus Bahasa Inggris Indonesia-Indonesia Inggris. Bandung: Hasta

Saturday, May 11, 2013

Peran TIK dalam Dunia Pendidikan

TIK mempunyani peran yang luar biasa dalam bidang pendidikan. Berbagai perangkat lunak seperti microsoft office atau OpenOffice memudahkan para pelajar dalam negerjakan tugas, seperti laporan praktikum dan artike, juga ketika mempresentasikan tugas di kelas.
Sistem pengajaran berbasi multimedia (teknologi yang melibatkan teks, gambar, suara, dan video) mampu membuat penyajian suatu topik bahasan menjadi menarik, tidak monoton dna mudah dicerna. Seorang murid atau mahasiswa dapat mempelajari materi tertentu secara mandiri dengan menggunakan komputer yang dilengkapi program yang berbasis multimedia. Dengan sentuhan teknologi komputer, berbagai pelajaran yang sering dianggap sulit, seperti fisika ataupun matematika, dapat disajikan dengan cara yang menarik sehingga siswa menyenangi sekaliugus memahaminya dengan lebih mudah. Teknlogoi berbasis flash biasa digunakan untuk keperluan ini. Bahkan yang namanya belajar bahasa asing pun bisa dilakukan dengan menggunakan komputer.
Berbagai program pembelajaran bahasa asing yang dikemas dalam bentuk CD maupun mengevaluasi ucapan pembelajar. Program bisa mengomentari lafal pembelajar, sesuai dengan penutur asli atau tidak. Karean tidak berinteraksi dengan orang lain, seseorang yang sedang belajar bahasa asing tidak merasa malu mengucapkan kata-kata secara salah. Tanpa terasa mereka pun menguasai cara melafalkan kata-kata tersebut.
Agar proses belajar berlangsung menarik, program bisanya memadukan pendidikan dengan hiburan. onsep ini melahirkan perangkat lunak yang tergolong sebagai edutainment, yang merupakan perpaduan antara education dan entertainement.
Teknologi internet ikut berperan dalam neciptakan e-learning atau pendidikan jarak jauh. Belajar tidak lagi harus dilakukan di kelas, tetapi dari mana saja, sepanjang komputer yang digunakan bisa terhubung ke internet. Bahkan, seseorang bisa kuliah di universitas yang berada di negara lain tanpa harus tinggal di negara bersangkutan.
Berkat internet pula, berbagai buku dalam bentuk digital atau yang diebut sebagai ebook ataupun beragam hasilnya penelitian bisa diperoleh dengan mudah sehingga memudahkan setiap oerang yang bermaksud mencari atau mengembangkan pengetahuan.

Tuesday, May 7, 2013

Saturday, May 4, 2013

Tuesday, October 16, 2012

Satu Jiwa

Darahku memerah jiwaku berpacu
Menentang gejolak...
Membara deras di dada ini

Kugoreskan kata kutulis syair
Kujadikan nada...
Kunyanyikan gejolak jiwa

Kau yang disana
Dan kau yang di sini
Jabat erat tanganmu..

Ciptakan sensasi di hari ini
Buang resah diri
Gapai prestasi yang hakiki

Pikirkan saja
apa yang terjadi
Jangan kau frustasi
Pikirkan saja
Apa yang kau cari
Di mana jati dirimu

TEST

TEST