PERAN
TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI UNTUK MENINGKATKAN
MUTU
PENDIDIKAN DAN PROFESIONALISME GURU
Di Susun Guna
Memenuhi Tugas Mata Kuliah
Statistik
Pendidikan dan Komputer
Dosen Pengampu:
Prof. Dr. Budi Murtiyasa

Disusun
Oleh :
AWALUDDIN AZMI
NIM. Q 100120079
PROGRAM
PASCA SARJANA
PROGRAM
STUDI MAGISTER MANAJEMEN
PENDIDIKAN
UNIVERSITAS
MUHAMMADIYAH SURAKATA
2013
BAB I
PENDAHULUAN
1.
Latar
Belakang
Perkembangan
zaman yang semakin pesat menimbulkan banyak permasalahan dalam dunia
pendidikan. Hal ini dapat kita lihat dari semakin berkembangnya persaingan
global yang melibatkan pemerintah sebagai penyelenggara pendidikan serta
sekolah beserta tenaga pendidik dan peserta didik. Semakin tinggi dan pesat
perkembangan zaman maka semakin tinggi pula kebutuhan dunia pendidikan untuk
berkembang mengikuti perkembangan zaman. Salah satu cara untuk memenuhi
kebutuhan tersebut adalah dengan memanfaatkan Teknologi Komunikasi dan
Komunikasi (TIK).
Dengan
semakin berkembangnya manusia, berkembanglah pula ilmu pengetahuan dan
teknologi di segala bidang. Itu semua mengharuskan pendidikan menyesuaikan
langkahnya jika ingin tetap relevan. Hal itu menjadikan pendidikan menjadi kian
mahal, satu kenyataan yang sering kurang disadari oleh banyak orang. Di lain
pihak berkembangnya umat manusia mendorong makin banyak orang untuk maju dan
tak mau tertinggal. Dan mereka semua memerlukan pendidikan yang lebih
baik.Akibatnya, baik faktor kualitas maupun kuantitas pendidikan tidak dapat
bisa diabaikan. Pendidikan harus diselenggarakan secara bermutu dan adil merata
bagi seluruh rakyat. Maka, pendidikan yang sudah mahal, karena harus mencapai
kualitas, menjadi semakin mahal karena harus melayani pula kuantitas.
Meskipun
demikian peranan TIK diangga sangat penting dalam dunia pendidkan. Pendidikan
suatu bangsa merupakan tolak ukur kemampuan suatu bangsa. Oleh karena itu,
pemanfaatan TIK dihararapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan kita. Salah
satu cara pemanfaatan TIK adalah melalui pembelajaran di kelas yang berfasis
teknologi dan informasi. Guru sebai tenaga pengajar yang professional harus
tahu dan paham akan pentingnya TIK dalam pembelajaran pada saat ini.
Profesionalisme
dalam pendidikan tidak lain ialah seperangkat fungsi dan tugas dalam lapangan
pendidikan berdasarkan keahlian yang diperoleh melalui pendidikan dan latihan
khusus di bidang pekerjaan yang mampu menekuni bidang profesinya selama
hidupnya. Mereka itu adalah para guru yang profesional yang memiliki kompetensi
keguruan berkat pendidikan atau latihan di lembaga pendidikan guru dalam jangka
waktu tertentu. Diharapkan dengan pemanfaatan TIK ini guru dapat meningkatkan
profesionalisme dalam mengajar dan dapat meningkatkan mutu pendidikan di
Indonesia.
2.
Rumusan
Masalah
Berdasarkan
latar belakang di atas maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut:
a. Apa
yang dimaksud dengan TIK?
b. Bagaimana
peranan TIK dalam dunia pendidikan?
c. Bagaimana
peranan TIK terhadap peningkatan profesionalisme guru?
3.
Tujuan
Berdasarkan
rumusan masalah di atas dapat dirumukan tujuan sebai berikut:
a. Untuk
menjelaskan pengertian mengenai TIK
b. Untuk
mengetahui peranan TIK dalam dunia pendidikan
c. Untuk
mengetahui peranan TIK sebagai upaya untuk meningkatkan profesionalisme guru.
BAB
II
PEMBAHASAN
1.
Pengertian
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
Teknologi
komunikasi dianggap mencakup pengertian yang luas, termasuk system, saluran,
perangkat keras dan perangkat lunak dari komunikasi modern. Sedangkan teknologi
informasi merupakan bagian dari pengertian pengertian teknologi komunikasi. Darmawan
(2012: 45-46) menjelaskan bahwa “teknologi informasi adalah ilmu yang
diperlukan untuk mengelola informasi agar informasi tersebut dapat dicari
dengan mudah dan akurat”. Informasi dapat dikatakan sebagai data yang telah
diolah. Data atau informasi tersebut dapat berupa tulisan, suara, gambar, video
dan sebagainya.
Komunikasi
menurut Darmawan (2012:27) adalah “proses sistematik bertukar informasi di
antara pihak-pihak, biasanya lewat sistem simbol biasa. Secara ilmiah
komunikasi dapat berarti proses
penyampaian pesan atau informasi dari pengirim kepada penerima dengan symbol
tertentu”. Berdasarkan dua pengertian di atas data disimpulkan bahwa TIK adalah
proses penyampaian informasi melalui pengolahan data yang melibatkan pengirim
dan penerima informasi dengan menggunakan simbol tertentu.
Berdasarkan
kutipan Munir (2009:31), dijelaskan bahwa.
TIK
adalah berbagai aspek yang melibatkan teknologi, rekayasa dan teknik
pengelolaan yang digunakan dalam pengendalian dan pemprosesan informasi serta
penggunaannya, hubungan computer dengan
manusia dan hal yang berkaitan dengan sosial, ekonomi dan kebudayaan (British Advisory Council for applied Reseach
and Developmen: Report on Information Tecnology; H.M Stationery Office. 1980)
Pemanfaatan
tenologi dan komunikasi dalam bidang pendidikan menurut Munir (2009;32),
seperti pemanfaatan komputer dan jaringan computer memberikan kesempatan kepada
setipa pembelajar untuk mengakses materi pembelajaran yang disajikan dalam
bentuk interaktif melalui jaringan
Komputer. Dari penjelasan tersebut dapat dimaknai bahwa TIK merupakan media
yang berupa teknologi seperti komputer beserta jaringannya yang dapat digunakan
untuk proses pengolahan dan pemprosesan data yang berguna untuk pemanfaatan
berbagai bidang sosial, ekonomi, budaya dan tentunya pendidikan.
2.
Peranan TIK dalam Dunia Pendidikan
Pendidikan
telah merespon dengan cepat perkembangan TIK. Perencanaan aplikasi TIK yang
tepat dalam dunia pendidikan merupakan salah satu faktor penting untuk
meningkatkan kualitas pendidikan. Pendidikan yang bermutu merupakan sumber dari
kemajuan bangsa yang menentukan daya saing dengan bangsa lain.
Pesatnya
kemajuan TIK serta meluasnya perkembangan infrastruktur informasi secara global
telah mengubah pola dan kegiatan pendidikan. Menurut Munir (2009:33) peranan
teknologi informasi dan komunikasi adalah:
a. Menggantikan
peran manusia, yaitu dengan melakukan kegiatan otomasi suatu tugas atau proses
b. Memperkuat
peran manusia yaitu menyajikan infirmasi, tugas, atau proses
c. Melakukan
restrukturisasi atau melakukan perubahan-perubahan terhadap suatu tugas atau proses.
Dunia pendidikan
di era globalisasi ini membutuhkan kapasiatas dan modernisasi sistem dan
jaringan informasi dan komunikasi dengan mengembangkan dan memanfaatkan TIK.
Dengan mengembangkan dan memanfaatkan TIK dengan baik dan benar diharapkan guru
sebai pendidik dapat menyampaikan informasi dengan tepat dan akurat kepada
siswa sebagai peserta didik. Sehingga pemahaman siswa dapat meningkat dan tugas
guru menjadi leih mudah dalam menyampaikan materi.
3. Peranan TIK sebagai Upaya untuk
Meningkatkan Profesionalisme Guru
Profesi adalah suatu jenis pekerjaan yang
diinginkan atau dicita-citakan secara khusus, bertumpu pada landasan intelektual
yang dalam mencapainya memerlukan pendidikan dan latihan khusus, memerlukan
tolak ukur, persyaratan khusus dan kode etik oleh suatu badan serta dapat
diterapkan pada masyarakat untuk memecahkan suatu masalah. Sementara pendidik
menurut Jumali, dkk (2004: 39) dalam arti sederhana pendidik adalah semua orang
yang dapat membantu perkembangan kepribadian seseorang dan mengarahkannya pada
tujuan pendidikan. Tugas dari pendidik adalah membimbing, mengajar dan melatih
peserta didik.
Wojowasito
(1982: 162) meninjau dari segi bahasa (etimologi), istilah profesionalisme
berasal dari Bahasa Inggris profession yang berarti jabatan, pekerjaan,
pencaharian, yang mempunyai keahlian. Secara harfiah dapat diartikan dengan
suatu pekerjaan yang memerlukan keahlian dan ketrampilan tertentu, dimana
keahlian dan ketrampilan tersebut didapat dari suatu pendidikan atau pelatihan
khusus. Sedangkan guru adalah orang yang bertanggung jawab terhadap
perkembangan seluruh potensi anak didik, baik potensi afektif, potensi kognitif,
maupun potensi psikomotor. Dari pengertian atau definisi “profesionalisme” dan
“guru” diatas dapat ditarik suatu pengertian bahwa profesionalisme guru mempunyai
pengertian suatu sifat yang harus ada pada seorang guru dalam menjalankan
pekerjaanya sehingga guru tersebut dapat menjalankan pekerjannya dengan penuh
tanggung jawab serta mampu untuk mengembangkan keahliannya tanpa menggangu
tugas pokok guru tersebut.
Peran guru dalam lingkungan belajar telah diperluas, guru
harus memodifikasi pedagogik mereka secara berkelanjutan, dimana mereka akan
menjadi panutan bagi siswa untuk belajar sepanjang hayat. Hal ini tidak akan
tercapai tanpa adanya komitmen besar dan datang dengan sendirinya. Menawarkan
prospek kualitas lebih baik dan lingkungan belajar yang inklusif, tetapi yang
lebih penting adalah keterampilan guru dalam menggunakan TIK, selain itu
tingkat pedagogis guru memainkan peran sentral dalam penerapan TIK. Sebagian
mereka masih menggunakan TIK untuk mendukung gaya mengajar mereka, belum
sepenuhnya sadar untuk berusaha menyesuaikan dengan peluang yang diberikan oleh
teknologi
TIK membuka jalan untuk meningkatkan peran profesional
dengan memecah pemikiran tradisional tentang batas antara sekolah dengan
keahlian. Gurupun juga harus merasa percaya diri ketika bersama seorang siswa
yang keterampilan TIKnya melebihi mereka. Sebuah kelas yang dinamis akan
memadukan antara materi yang dibuat oleh guru dengan materi yang berasal dari
tempat lain. Agar terjadi situasi yang menguntungkan harus diadakan interaksi
dengan para pembuat perangkat lunak dengan siswa dan guru.
Berdasarkan ulasan dari pengertian dan berbagai macam hal
mengenai profesionalisme guru dan TIK dapat di kita jabarkan peranan TIK
terhadap peningkatan profesionalisme guru yaitu :
a. TIK diperkenalkan pada awal
pendidikan guru, dengan tujuan agar guru memiliki keterampilan dalam TIK.
- TIK membuat dampak yang nyata dalam pembelajaran di sekolah. Sekaligus mengembangkan profesional guru. Tanpa guru strategi TIK tidak akan efektif
- Pendekatan dengan memberikan pelayanan pada guru, yaitu memberikan subsidi peralatan TIK atau bahkan gratis.
Berdasarkan beberapa penjelasan di atas dapat dijelaskan
bahwa TIK sangat berperan dalam upya meningkatkan profesionalisme guru. TIK
merupakan media bagi guru untuk mengembangkan dan mengaplikasikan pembelajaran
di kelas. Sehingga peran TIK bisa dikatakan berperan besar dalam menigkatkan
profesionalisme guru karena guru dapat menerapkan model pembelajaran yang
sesuai dengan perkembanagan zaman pada era globalisasi seperti sekarang.
BAB III
PENUTUP
1.
Simpulan
Perubahan dan perkembangan zaman
membuat dunia pendidikan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
TIK merupakan media yang tepat untuk dapat diterapkan dan dikembangkan dalam
dunia pendidikan. Era globalisasi adalah era persaingan begitu pula pendidikan
juga berada dalam iklim persaingan secara global.
Guru sebagai pembimbing dan pengajar memiliki tanggung jawab
untuk mendidik siswa melalui proses transfer ilmu. Dengan adanya TIK guru dapat
memanfaatkan berbagai sarana pendukung yang memudahkannya dalam menyampaikan
materi dalam proses pembelajaran. Pemanfaatan berbagai konten dalam TIK
berperan dalam mempermudah proses penyampaian informasi dari guru kepada siswa.
Sehingga guru sebagai tenaga pengajar yang professional dapat memanfaatkan TIK
sebagai media pembelajaran yang modern dan diharapkan dapat meningkatkan
kualitas pendidikan.
2.
Saran
Penulis sangat mengharapkan saran berupa kritik yang
membangun untuk lebih menyempurnakan makalah ini. Khusus untuk penerapan TIK
pada dunia pendidikan di Indonesia diharapkan semua sekolah memiliki sarana
yang memadai agar semua guru dan siswa di Indonesia bisa mengakses segala hal
yang berhungan dengan TIK. Untuk merealisasikan hal tersebut perlu adanya kerjasama
anatara pihak sekolah dengan dinas-dinas pendidikan setempat mengenai pengadaan
perangkat-perangkat komputer dan akses internet yang memadai. Tentunya
pemerintah harus peka dan memberikan bantuan kepada sekolah-sekolah yang
membutuhkan.
DAFTAR PUSTAKA
Darmawan, Deni. 2012. Pendidikan Teknologi
Informasi dan Komunikasi: Teori dan Aplikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya
Jumali, M, dkk. 2004. Landasan Pendidikan.
Surakarta: UMS Press
Munir. 2009. Pembelajaran Jarak Jauh Berbasis
Teknologi Informasi dan Komunikasi. Bandung: Alfabeta
S. Wojowasito, WJS. Poerwadarminto. 1982.
Kamus Bahasa Inggris Indonesia-Indonesia Inggris. Bandung: Hasta